PENGARUH FISISORPSI ZEOLIT ALAM TERAKTIVASI PADA PEMBUATAN BIODIESEL DARI MINYAK JELANTAH

Afdhal Muttaqin

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh penggunaan zeolit alam teraktivasi sebagai penyerap (adsorben) dalam proses pembuatan biodiesel berbahan dasar minyak jelantah. Pembuatan biodiesel menggunakan minyak jelantah menggunakan prosedur standar. Untuk melihat pengaruh zeolit alam teraktivasi sampel diberikan beberapa perlakuan yang berbeda, perlakuan TZ (Tanpa Zeolit), biodiesel TA (Tanpa Aktivasi) yang menggunakan zeolit alam sebagai adsorben namun tanpa aktivasi, biodiesel A1 100 yang menggunakan zeolit alam yang telah diaktivasi selama satu jam pada temperatur 100oC, serta biodiesel A2 100, A1 150, A2 150, A1 200 dan A2 200. Semua sampel dikarakterisasi dengan menggunakan uji sifat fisik yaitu kerapatan relatif, viskositas kinematik, densitas dan uji korosi terhadap lempeng tembaga mengacu pada standar ASTM dan Dirjen Migas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zeolit alam yang telah diaktivasi secara fisika terbukti mampu meningkatkan kualitas biodiesel dari minyak jelantah. Biodiesel yang memenuhi standar untuk semua pengujian adalah A2 150, A1 200 dan A2 200.

Full Text:

PDF

References

American Society for Testing Materials, 1958, ASTM Standards on Petroleum Products and Lubricants, pp. 458-459, Baltimore

Azis, I., 2005, Pembuatan Biodiesel dari Minyak Jelantah dalam Reaktor Alir Tangki Berpengaduk dan Uji Performance Biodiesel pada Mesin Diesel, Tesis diajukan kepada Fakultas pasca Sarjana UGM, Yogyakarta.

Bambang Poerwadi, dkk. 1998. Pemanfaatan Zeolit Alam Indonesia Sebagai Adsorben Limbah Cair dan Media Fluiditas dalam Kolom Fluidisasi. Jurnal MIPA. Malang; Universitas Brawijaya

Budijanto, 1993, Minyak Goreng Jelantah, Sadar Pangan dan Gizi, vol. 3 (2)

Hardjono,2000,Teknologi Minyak Bumi,Gajah Mada University Press, Yogyakarta

Ketaren, 1986, Pengantar Teknologi Minyak dan Lemak Pangan,UI Press, Jakarta

Khairinal, 2000, Biofuel, www.indobiofuel.com (diakses tanggal 16 Maret 2011)

Komarudin, K.S.N., Wah, L.M., Yuan, C.Y., Hamdan, H., Mat, H., 2004, Rice Husk Based Zeolite as Methane Adsorbent. Universitas Teknologi Malaysia, Skuday, Johor

Poerwadio, Andreas Djatmiko dan Ali Masduqi. Penurunan Kadar Besi Oleh Media Zeolit Alam Ponorogo Secara Kontinyu. Jurnal Purifikasi, Vol.5, No.4, Oktober 2004 : 169-174. Jurusan Teknik Lingkungan FTSP – ITS

Rakhmatullah, Dwi Karsa Agung et all, 2007, Pembuatan adsorben dari zeolit alam dengan karakteristik adsorption properties untuk kemurnian bioetanol, laporan akhir penelitian bidang energi penghargaan pt. Rekayasa industri, Program Studi Teknik Fisika, ITB

Rohan, Ajib, 2005, Pengaruh Penambahan Al2O3-montmorillonit sebelum reaksi transesterifikasi jelantah minyak sawit terhadap konversi biodiesel Total, Skripsi S1, MIPA UGM, Yogyakarta

Saefudin, Aep, 2005, Sintesis Biodiesel Melalui Reaksi Esterifikasi Minyak Jelantah dengan Katalis Montmorillonit Teraktivasi Asam Sulfat yang Dilanjutkan dengan Reaksi Transesterifikasi Terkatalisis NaOH, Skripsi S1. Jurusan Kimia, MIPA. UGM, Yogyakarta

Sidjabat, O., 2003, Minyak Jelantah Sebagai Bahan Bakar Setara Solar dengan Proses Transesterifikasi, Prosiding Seminar Nasional Daur Bahan Bakar, 27 Agustus 2003, Jakarta

Srihapsari, Dwita. 2006. Penggunaan Zeolit Alam Yang Telah Diaktivasi Dengan Larutan HCl Untuk Menjerap Logam-Logam Penyebab Kesadahan Air. Skripsi Jurusan Kimia Fmipa Universitas Negeri Semarang

Supandi, 2003, Pembuatan Biodiesel Melalui Transesterifikasi Minyak Kelapa Menggunakan Metanol dengan Katalis Natrium Metoksida (NaOCH3), Skripsi S1, Jurusan Kimia MIPA, UNS, Surakarta

Sutarti, M. dan Rahmawati, 1994, Zeolit Tinjauan Literatur, Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Jakarta

Refbacks

  • There are currently no refbacks.