Aplikasi Sensor Serat Optik untuk Pengukuran Kadar Bakteri E-Coli Dalam Air

  Author(s)
Rendi Afrineldi    (Laboratorium Fisika Material, Jurusan Fisika Universitas Andalas)
Nola Fridayanti (Laboratorium Fisika Material, Jurusan Fisika Universitas Andalas)
Muldarisnur Muldarisnur (Laboratorium Fisika Material, Jurusan Fisika Universitas Andalas)

 ) Corresponding Author
Copyright (c) 2019 Rendi Afrineldi, Nola Fridayanti, Muldarisnur Muldarisnur
  Abstract

Telah dilakukan fungsionalisasi sensor serat optik untuk meningkatkan sensitivitas dan akurasi alat untuk mengukur kadar bakteri e-coli. Serat optik digunakan sebagai pemandu cahaya dari sumber laser dioda merah (λ=650 nm) ke fotodioda. Interaksi antara gelombang evanescent dan bakterie-coli dalam air mengakibatkan pelemahan cahaya terpandu dalam serat optik. Panjang pengupasan cladding serat optik divariasikan yaitu 1 cm, 3 cm, dan 5 cm. Konsentrasi OTS (Oktadecyl Trichloro Silane) dan panjang pengupasan serat optik mempengaruhi sensitivitas dan akurasi sensor kadar bakteri e-coli. Sensitivitas meningkat dengan semakin besarnya konsentrasi OTS dan panjang pengupasan 1 cm. Pengukuran konsentrasi bakteri e-coli oleh sensor memiliki akurasi diatas 95%. Sensitivitas tertinggi yaitu 6,25 mV/(CFU/mL) yang diperoleh dari sensor dengan konsentrasi OTS 20 mL pada panjang pengupasan 1cm.

 

Kata kunci: serat optik, gelombang evanescent, bakteri e-coli, OTS, sensitivitas, akurasi.

StatisticsArticle Metrics

This article has been read : 10 times