Karakterisasi Koefisien Absorbsi Bunyi Dan Impedansi Akustik Dari Limbah Serat Kayu Meranti Merah (Shorea Pinanga) Dengan Menggunakan Metode Tabung

  Author(s)
Sonya Yuliantika    (Jurusan Fisika FMIPA Universitas Andalas, Kampus Unand, Limau Manis, Padang, 25163)
Elvaswer Elvaswer (Jurusan Fisika, Universitas Andalas, Indonesia)

 ) Corresponding Author
Copyright (c) 2018 Sonya Yuliantika, Elvaswer Elvaswer
  Abstract

Penelitian menentukan koefisien absorbsi bunyi dan impedansi akustik dari serat kayu Meranti Merah telah dilakukan. Sampel panel akustik dibuat dari serat kayu Meranti Merah dengan variasi lebar lembaran serat dan panjang serat. Lebar lembaran seratnya adalah antara 0,5 cm, 1 cm, 1,5 cm dan 2 cm dan panjang seratnya adalah 1 cm, 2 cm, 3 cm dan 4 cm. Pengukuran menggunakan frekuensi dari 500 Hz, 1000 Hz, 1500 Hz, 2000 Hz dan 2500 Hz. Nilai koefisien absorbsi bunyi tertinggi adalah 0,95±0,05 untuk frekuensi 1000 Hz dengan lebar dan panjang serat 0,5 cm dan 2 cm. Nilai impedansi akustik untuk koefisien absorbsi bunyi ini adalah 1,83 dyne.s/cm3. Dengan demikian berdasarkan koefisien absorbsi bunyi maka serat kayu Meranti Merah potensial untuk digunakan sebagai bahan penyerap bunyi. Nilai impedansi akustik secara umum memiliki hubungan yang kuat dengan koefisien absorbsi bunyi pada frekuensi 1000 Hz dengan R2 =0, 948

Kata kunci : koefisien absorbsi bunyi, impedansi akustik, serat kayu Meranti Merah

 

  Click to Read the Full Text
PDF
StatisticsArticle Metrics

This article has been read : 164 times
PDF file viewed/downloaded : 11 times