Karakteristik Absorbsi dan Impedansi Material Akustik Serat Alam Ampas Tahu (Glycine Max) Menggunakan Metode Tabung

Arlindo Rizal, Elvaswer Elvaswer, Yulia Fitri

Abstract

Telah dilakukan pengujian karakteristk akustik dari material ampas tahu. Material tersebut merupakan material alternatif penyerap bunyi. Pengujian dilakukan dengan menggunakan metode tabung. Hasil pengujian menunjukkan bahwa material serat alam yang dicampur dengan lem memilki nilai koefisien absorbsi bunyi yang baik pada rentang frekuensi 1000-8000 Hz. Nilai koefisien absorbsi bunyi yang tinggi dimilki oleh material dengan pori-pori yang lebih besar (0,90 - 0,99). Selain koefisien absorbsi juga dilakukan pengujian nilai impedansi akustik. Hasilnya Menunjukkan bahwa perbandingan massa lem dengan ampas tahu diperoleh nilai impedansi yang baik (7,75 dan 8,33).

Full Text:

PDF

References

Doelle, L, L, Prasetyo, L, 1993, Akustik Lingkungan, Erlangga. Jakarta.

Koizumi, T, N, 2002, The Development Of Sound Absorbing Material Using Natural Bambu Fiber, Jurnal Universitas Doshiba, WIT Press: Jepang.

Mediastika, C, E, 2009, Material Akustik Pengendali Kualitas Bunyi Pada Bangunan, ANDI. Jogjakarta.

Wirajaya, A, 2007, Karakteristik Komposit Sandwich Serat Alami Sebagai Absorber Bunyi, Tugas Akhir S1 ITB, Bandung.

Santoso, 1993, Karakterisasi Ampas Tahu dan Pemanfaatannya Sebagai Material Komposit, UNIMED.

Russell, D, A, Absorption Coefficients and Impedance, Scienc and Mathematic Department, GMI Engineering & Management Institute Flint, MI, 48504.

Andari, Rafika, 2008, Pengujian Karakteristik Absorbsi Dan Impedansi Material Akustik Serat Alam Menggunakan Metode Tabung. Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Andalas.

Pratama Putra, Rudi, 2012, Pengujian Karakteristik Absorbsi dan Impedansi Akustik Serat Alam Serabut Buah Sawit (Elaeis Guineensis) Menggunakan Metode Tabung. Jurusan Fisika, FMIPA,Universitas Andalas.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.