PENDUGAAN POTENSI AIR TANAH DENGAN METODE GEOLISTRIK TAHANAN JENIS KONFIGURASI SCHLUMBERGER (Jorong Tampus Kanagarian Ujung Gading Kecamatan Lembah Malintang Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat)

  Author(s)
Arif Budiman    (Laboratorium Fisika Bumi Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Andalas)

 ) Corresponding Author
Copyright (c) 2013 Arif Budiman
  Abstract
Penelitian untuk menentukan letak dan kedalaman akuifer air tanah telah dilakukan di Jorong Tampus Kanagarian Ujung Gading Kecamatan Lembah Malintang Kabupaten Pasaman Barat Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan metode geolistrik tahanan jenis dengan konfigurasi Schlumberger dengan empat titik sounding yaitu TM_01, TM_02, TM_03 dan TM_04. Jarak antar masing-masing titik sounding adalah 400 m. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan software HIRA. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa akuifer terletak pada kedalaman 96.00 – 100.00 m dengan titik pengeboran yang direkomendasikan terletak di titik sounding TM_03 pada kedalaman 100.00 m. Akuifer tersebut merupakan akuifer tertekan yang terletak pada lapisan batu pasir vulkanik.
  Click to Read the Full Text
PDF
  References

Aryono, A.M. 2003. Metode Geofisika. Universitas Negeri Semarang, Semarang.

Hendrajaya. 1990. Metode Geofisika. Semarang: Universitas Negeri Semarang.

Silitonga dan Kastowo. 1975. Peta Geologi Lubuk Sikaping. Padang: Badan Pusat Statistik kota Padang.

Sosrodarsono. 2006. Penentuan Lapisan Batuan dengan Metoda Geolistrik. Penerbit Erlangga, Jakarta.

Wurtanto. 2007. Aplikasi Metode Geolistrik Tahanan Jenis Menentukan Kedalaman Akuifer Air Tanah Menggunakan Konfigurasi Schlumberger. Universitas Semarang, Semarang

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
StatisticsArticle Metrics

This article has been read : 1419 times
PDF file viewed/downloaded : 2129 times