PENENTUAN SIFAT-SIFAT FISIS PARTIKEL DARI BEBERAPA JENIS BEDAK BAYI DAN HUBUNGANNYA DENGAN PROSES INHALASI

  Author(s)
Sri Handani    (Jurusan Fisika, FMIPA Universitas Andalas)
Sri Mulyadi (Jurusan Fisika, FMIPA Universitas Andalas)

 ) Corresponding Author
Copyright (c) 2012 Sri Handani, Sri Mulyadi
  Abstract
Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui sifat-sifat fisis partikel dari beberapa jenis bedak bayi dan hubungannya dengan proses inhalasi. Parameter yang ditentukan antara lain kandungan unsur dalam bedak bayi yang dibandingkan dengan standar kualitas udara sekitar yang ditetapkan EPA, konsentrasi partikel bedak bayi dan proses inhalasi bedak bayi. Penelitian ini menggunakan cascade impactor, XRF portable XMET-5100 dan software biokmod. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan unsur yang terdapat pada 7 sampel jenis bedak bayi ini Fe, Sn, Zn, Ca, W, Zr, Sb, Ti, Mn, Ni, Sr, Cr dan Cu dan beberapa bedak bayi mengandung unsur Pb, Co, Cd, dan Ta yang memiliki resiko terhadap kesehatan. Semua jenis sampel bedak bayi melebihi standar yang telah ditetapkan EPA yaitu sebesar 150 µg/m3 untuk PM10 dan 35 µg/m3 untuk PM2,5. Dengan menggunakan program biokmod proses inhalasi bedak bayi diperoleh pengendapannya lebih banyak pada ET2 yaitu bagian pharynx dan larynx, dan akan lebih banyak mengendap pada bayi yang berumur 3 bulan.
  Click to Read the Full Text
PDF
  References

Hinds,W., 2003, Aerosol Tecjnology: Properties, Bevoir and Measurement of

Airborne Particl. John Wiley and Sons, USA.

Suharyono, G., 2004, Analisis Partikel Udara di Sekitar Calon Tapak Penambangan Emas, Sumatera Utara, BATAN, Jakarta Selatan.

Ruzer & Harley, 2004, Aerosol Handboo. CRC, New York.

Djojodibroto, D., 2009, Respirologi, EGC, Jakarta.

StatisticsArticle Metrics

This article has been read : 1249 times
PDF file viewed/downloaded : 558 times